• UGM
  • SPs UGM
  • Library
  • IT Center
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Program Studi Bioetika
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Pengelola dan Staf
    • Afiliasi
      • CBMH FK-KMK UGM
      • Unesco Chair on Bioethics UGM
    • Fasilitas
      • Sarana Prasarana
    • Akreditasi & Penjaminan Mutu
      • Akreditasi
      • Hasil Audit Mutu Internal (AMI)
    • Tracer Study dan Kepuasan Pengguna
      • Survei Kepuasan Pengguna Lulusan
      • Tracer Study
  • Akademik
    • Keilmuan Bioetika
    • Dosen Pengajar
    • Kurikulum
    • Profil Lulusan
    • Academic Life
    • Publikasi
      • Karya Ilmiah
    • Layanan Mahasiswa
      • Bimbingan Konseling
      • Layanan Kesehatan
      • Unit Layanan Disabilitas
  • Kemahasiswaan
    • Alumni
    • Galeri
    • Tesis
    • Prestasi
  • Berita dan SDGs
    • Kabar Terbaru
    • Kegiatan Rutin
      • Bioethics HELP Course
      • RABOAN Bioetika
  • Info
    • FAQ
    • Pendaftaran
    • Administrasi Akademik
    • Kalender Akademik
    • Informasi Yudisium
    • Download
    • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Archive
  • Berita SDGs
  • Bioethics Teaching Bersama Prof. Dick Willems: Menempatkan Etika sebagai Disiplin Ilmiah dalam Praktik dan Penelitian Kesehatan

Bioethics Teaching Bersama Prof. Dick Willems: Menempatkan Etika sebagai Disiplin Ilmiah dalam Praktik dan Penelitian Kesehatan

  • Berita SDGs, Pendidikan
  • 22 Oktober 2025, 10.13
  • Oleh: cbmhfkugm
  • 0

bioethics teaching magister bioetika ugm

Yogyakarta, 26 September 2025 — Dalam rangka memperkuat kapasitas akademik dan memperluas wawasan lintas disiplin di bidang bioetika, Program Studi Magister Bioetika Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, bekerja sama dengan Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) FK-KMK UGM dan UNESCO Chair on Bioethics UGM, menyelenggarakan kegiatan Bioethics Teaching bersama Prof. Dick Willems, MD, PhD dari University of Amsterdam | Amsterdam UMC.

Sesi yang berlangsung pada Jumat, 26 September 2025 di Ruang Sidang A, Lantai 5, Sekolah Pascasarjana UGM ini mengusung tema “Ethics as a Scientific Discipline”. Kegiatan diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan praktisi dari berbagai bidang yang antusias berdiskusi mengenai posisi etika dalam penelitian dan praktik medis modern.

Dalam pemaparannya, Prof. Dick Willems menjelaskan bahwa etika tidak semata-mata bersifat normatif atau filosofis, tetapi juga memiliki dimensi empiris yang dapat diteliti secara ilmiah. Melalui pendekatan empirical ethics, penelitian etika dilakukan untuk memahami bagaimana nilai-nilai moral diterapkan dalam praktik nyata seperti pelayanan kesehatan, penelitian medis, dan kebijakan publik. Pendekatan ini menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif, seperti wawancara, observasi, hingga survei, untuk menelusuri bagaimana konsep “kebaikan” dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Prof. Dick Willems juga menyoroti pentingnya memahami konteks sosial dan budaya dalam analisis etik. Nilai-nilai moral dan prinsip etika, seperti otonomi, keadilan, dan beneficence, dapat berubah secara historis dan berbeda antar budaya. Oleh karena itu, penelitian etika harus mempertimbangkan variasi konteks, pengalaman, serta hubungan antar manusia.

Melalui berbagai contoh penelitian empiris di bidang perawatan paliatif, teknologi kesehatan, dan advance care planning, Prof. Dick Willems menunjukkan bahwa etika tidak dapat dipisahkan dari dunia nyata. Etika bukan hanya “mengamati dari atas,” tetapi hadir di tengah kehidupan manusia — dalam keputusan, hubungan, dan kebijakan yang menyangkut nilai-nilai kemanusiaan.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan peserta aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan kritis mengenai bagaimana etika dapat diposisikan sebagai disiplin ilmiah yang berpijak pada data, refleksi, dan dialog. Suasana akademik yang terbuka ini menumbuhkan kesadaran bahwa penelitian yang mempelajari penerapan nilai-nilai moral dan prinsip etik dalam praktik kesehatan memiliki peran strategis dalam membentuk sistem kesehatan yang lebih adil, reflektif, dan berorientasi pada martabat manusia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan akademik Prof. Dick Willems di UGM dan memperkuat kerja sama antara UGM dan University of Amsterdam dalam bidang bioetika. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 3 dan 4, yaitu Good Health and Well-being serta Quality Education, dengan menegaskan bahwa pendidikan dan penelitian etika merupakan elemen penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermartabat, berkeadilan, dan berlandaskan kemanusiaan.

Reporter : Rafi Khairuna Wibisono, S.Kom

Tags: Bioethics Teaching SDGs 3 SDGs 4

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

  • Penguatan Kompetensi Etik Tenaga Kesehatan dalam HELP Course Batch 7 – 4th Series “Bioethics in Health Care Services (Part 1)”
  • Mahasiswa Magister Bioetika UGM Jadi Pembicara Kongres Nasional KMKI, Bahas Pentingnya Bioetika dalam Panggilan Medis
  • Magister Bioetika bersama CBMH FK-KMK UGM Selenggarakan HELP Batch 7 Series 5 Bahas Dilema Etik Pelayanan Kesehatan
  • Dari Krisis Lingkungan ke Refleksi Moral: Kuliah Tamu Bioetika Lingkungan Bersama Dr. Priyaji Agung Pambudi
  • Serah Terima Jabatan Ketua Program Studi Magister Bioetika UGM Periode 2026–2031
Universitas Gadjah Mada

SEKOLAH PASCASARJANA LINTAS DISIPLIN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

PRODI MAGISTER BIOETIKA

Gedung Sekolah Pascasarjana Lantai 2
Jl. Teknika Utara, Pogung, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55281
Telp. (0274) 544975, 564239
email: bioetika.pasca@ugm.ac.id

 

Social Media:

Instagram
Instagram


TikTok
TikTok

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY