• UGM
  • SPs UGM
  • Library
  • IT Center
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Program Studi Bioetika
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Pengelola dan Staf
    • Afiliasi
      • CBMH FK-KMK UGM
      • Unesco Chair on Bioethics UGM
    • Fasilitas
      • Sarana Prasarana
    • Akreditasi & Penjaminan Mutu
      • Akreditasi
      • Penjamin Mutu Internal
    • Tracer Study dan Kepuasan Pengguna
      • Survei Kepuasan Pengguna Lulusan
      • Tracer Study
  • Akademik
    • Keilmuan Bioetika
    • Dosen Pengajar
    • Kurikulum
    • Lulusan Bioetika
    • Academic Life
    • Publikasi
      • Karya Ilmiah
      • Publikasi Dosen Pengajar
    • Layanan Mahasiswa
      • Bimbingan Konseling
      • Layanan Kesehatan
      • Unit Layanan Disabilitas
  • Kemahasiswaan
    • Alumni
    • Galeri
    • Tesis
    • Prestasi
  • Kabar Terbaru
  • Info
    • FAQ
    • Pendaftaran
    • Administrasi Akademik
    • Kalender Akademik
    • Informasi Yudisium
    • Download
    • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Activity
  • Magister Bioetika bersama CBMH FK-KMK UGM Selenggarakan HELP Batch 7 Series 5 Bahas Dilema Etik Pelayanan Kesehatan

Magister Bioetika bersama CBMH FK-KMK UGM Selenggarakan HELP Batch 7 Series 5 Bahas Dilema Etik Pelayanan Kesehatan

  • Activity, Berita SDGs, HELP COURSE, Kabar Terbaru
  • 4 Maret 2026, 15.33
  • Oleh: ahmaddedi83
  • 0

HELP 7 SERI 5 BIOETHICS

Di tengah perubahan lanskap pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, bioetika menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap keputusan klinis, kebijakan institusi, hingga pemanfaatan teknologi tetap berpijak pada nilai kemanusiaan. Tantangan etik tidak lagi terbatas pada relasi dokter dan pasien, tetapi meluas ke ranah sistemik, regulasi, inovasi teknologi, serta tata kelola pelayanan kesehatan. Menjawab dinamika tersebut, Program Studi Magister Bioetika UGM bersama Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) FK-KMK UGM kembali menyelenggarakan Certified Courses on Bioethics for Health Professionals (HELP) Batch 7 Series 5 bertajuk “Bioethics in Health Care Services (Part 2)”.

Seri ini dirancang untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam menganalisis dilema etik-legal pada level institusional dan sistemik, sekaligus mengevaluasi tantangan etis yang muncul akibat inovasi teknologi dan kebijakan kesehatan di Indonesia. HELP Batch 7 Series 5 menghadirkan para pakar multidisipliner, di antaranya Prof. Dr. Christantie Effendy, S.Kp., M.Kes., Prof. dr. Sofia Mubarika Haryana, M.Med.Sc., Ph.D., Dr. C.B. Kusmaryanto, SCJ, Banu Hermawan, S.H., M.H.Li., Dr. dr. Darwito, S.H., Sp.B.Subsp.Onk (K), drg. Agnes Bhakti Pratiwi, M.P.H., Ph.D., Dr. dr. Ronny Tri Wirasto, Sp.KJ(K), dr. Nur Azid Mahardinata, M.Bio.Et., serta dr. Wika Hartanti, MIH., yang memberikan perspektif klinis, hukum, kebijakan, dan akademik dalam membedah isu-isu bioetika kontemporer.

Pembahasan diawali dengan pendalaman mengenai konsultasi etik klinis (clinical ethics consultation) serta perbedaan peran antara komite etik dan mekanisme konsultasi kasus. Peserta kemudian diajak merefleksikan isu kapasitas mental dan surrogate decision making, terutama dalam konteks ketika pasien tidak kompeten dan keputusan harus melibatkan keluarga dengan latar sosial-budaya yang beragam. Diskursus ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara otonomi pasien, tanggung jawab profesional, dan sensitivitas budaya.

Isu akhir hayat menjadi salah satu fokus utama dalam seri ini, termasuk dilema medical futility, penghentian atau tidak memulai terapi penunjang hidup (withholding dan withdrawing life-sustaining treatment), serta penerapan prinsip double effect dalam sedasi paliatif. Diskusi menunjukkan bahwa keputusan pada fase terminal tidak hanya merupakan pertimbangan klinis, tetapi juga keputusan moral yang memerlukan refleksi mendalam, empati, serta kepatuhan pada kerangka etik dan regulatif.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi turut menjadi perhatian melalui pembahasan genomik dan pengobatan presisi, khususnya terkait incidental findings dan hak pasien untuk mengetahui atau tidak mengetahui informasi genetik yang berdampak pada keluarga. Seri ini juga mengangkat etika kecerdasan buatan dan big data dalam pelayanan kesehatan, termasuk risiko bias algoritma, perlindungan privasi data, serta potensi hilangnya dimensi kemanusiaan dalam praktik medis berbasis teknologi.

Aspek penyelesaian sengketa medis dibahas secara sistematis dengan membedakan ranah etik, disiplin, dan hukum, serta mengkaji mekanisme mediasi sebagai alternatif penyelesaian konflik di luar pengadilan. Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya melalui presentasi kasus dilema etik dari peserta yang dianalisis menggunakan pendekatan sistematis melalui Ethical Toolkit. Sesi ini menjadi ruang integrasi antara teori, refleksi, dan pengalaman praktik nyata di lapangan.

Penyelenggaraan HELP Batch 7 Series 5 sejalan dengan komitmen Prodi Magister Bioetika UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan kualitas pengambilan keputusan etik dalam pelayanan kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui pendidikan profesional berkelanjutan, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dalam merespons inovasi kesehatan secara etis, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan tata kelola kesehatan yang adil dan akuntabel. Melalui program ini, Magister Bioetika UGM menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan pemikiran dan praktik bioetika yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada keberlanjutan sistem kesehatan Indonesia.

Editor : Rafi

Tags: SDGs 16 SDGs 3 SDGs 4

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

  • Magister Bioetika bersama CBMH FK-KMK UGM Selenggarakan HELP Batch 7 Series 5 Bahas Dilema Etik Pelayanan Kesehatan
  • Dari Krisis Lingkungan ke Refleksi Moral: Kuliah Tamu Bioetika Lingkungan Bersama Dr. Priyaji Agung Pambudi
  • Serah Terima Jabatan Ketua Program Studi Magister Bioetika UGM Periode 2026–2031
  • Meneguhkan Etika dalam Perkembangan Teknologi Kedokteran
  • Mengupas Dilema Etik Transisi dari Ruang Kuliah ke Ruang Klinik
Universitas Gadjah Mada

SEKOLAH PASCASARJANA LINTAS DISIPLIN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

PRODI MAGISTER BIOETIKA

Gedung Sekolah Pascasarjana Lantai 2
Jl. Teknika Utara, Pogung, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55281
Telp. (0274) 544975, 564239
email: bioetika.pasca@ugm.ac.id

 

Social Media:

Instagram
Instagram


TikTok
TikTok

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY