• UGM
  • SPs UGM
  • Library
  • IT Center
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Program Studi Bioetika
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Pengelola dan Staf
    • Afiliasi
      • CBMH FK-KMK UGM
      • Unesco Chair on Bioethics UGM
    • Fasilitas
      • Sarana Prasarana
    • Akreditasi & Penjaminan Mutu
      • Akreditasi
      • Penjamin Mutu Internal
    • Tracer Study dan Kepuasan Pengguna
      • Survei Kepuasan Pengguna Lulusan
      • Tracer Study
  • Akademik
    • Keilmuan Bioetika
    • Dosen Pengajar
    • Kurikulum
    • Lulusan Bioetika
    • Academic Life
    • Publikasi
      • Karya Ilmiah
      • Publikasi Dosen Pengajar
    • Layanan Mahasiswa
      • Bimbingan Konseling
      • Layanan Kesehatan
      • Unit Layanan Disabilitas
  • Kemahasiswaan
    • Alumni
    • Galeri
    • Tesis
    • Prestasi
  • Kabar Terbaru
  • Info
    • FAQ
    • Pendaftaran
    • Administrasi Akademik
    • Kalender Akademik
    • Informasi Yudisium
    • Download
    • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Activity
  • Mengupas Dilema Etik Transisi dari Ruang Kuliah ke Ruang Klinik

Mengupas Dilema Etik Transisi dari Ruang Kuliah ke Ruang Klinik

  • Activity, Berita SDGs, Kabar Terbaru, Raboan
  • 23 Januari 2026, 16.33
  • Oleh: ahmaddedi83
  • 0

RABOAN BIOETIKA UGM

Yogyakarta, 21 Januari 2026 —Raboan Research and Perspective Sharing kembali digelar secara perdana di tahun 2026 dengan menghadirkan narasumber dr. Risahmawati, Dr.Med.Sc., MARS (FK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dengan judul “Dari Ruang Kuliah ke Ruang Klinik: Dilema Etik Sehari-hari dalam Pendidikan Profesi Dokter”. Raboan kali ini menjadi forum interaktif untuk membahas tantangan etik yang sering dihadapi mahasiswa profesi dokter di setting klinis.

Risahmawati memaparkan secara komprehensif terkait pengalaman pembelajaran etika klinis yang diterapkan sejak tingkat awal pendidikan profesi di FK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mahasiswa dibiasakan untuk merefleksikan berbagai dilema etik yang mereka jumpai selama di setting klinis, melalui diskusi terstruktur, presentasi, serta umpan balik dari dosen fakultas dan dokter klinis. Pendekatan ini menekankan bahwa:

”Dilema etik bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan dipahami dan dikelola secara kritis.”

Beragam contoh situasi nyata dibahas, mulai dari tindakan medis di luar kewenangan saat IGD penuh, perundungan verbal terhadap mahasiswa di hadapan pasien, persoalan informed consent, penggunaan foto pasien untuk pembelajaran tanpa persetujuan, hingga dilema profesionalisme pendidik dalam penilaian mahasiswa.

Diskusi ini menegaskan bahwa pendidikan profesi dokter merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter etik. Dosen klinis dipandang sebagai role model utama, sedangkan institusi perlu menyediakan ruang aman untuk refleksi dan dialog etik berkelanjutan. Seluruh pemangku kepentingan, seperti mahasiswa, pendidik, tenaga kesehatan, dan manajemen rumah sakit, juga dinilai penting untuk dilibatkan dalam mewujudkan pendidikan kedokteran yang lebih manusiawi dan etis.

Topik ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan mutu layanan kesehatan yang etis, SDG 4 (Quality Education) melalui pendidikan kedokteran yang berintegritas, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui pembangunan budaya keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam sistem pendidikan dan layanan kesehatan.

 

Reporter : Ika Setyasari, S.Kep.Ns., M.N.Sc
Editor : Rafi

Tags: Raboan SDGs 16 SDGs 3 SDGs 4

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

  • Magister Bioetika bersama CBMH FK-KMK UGM Selenggarakan HELP Batch 7 Series 5 Bahas Dilema Etik Pelayanan Kesehatan
  • Dari Krisis Lingkungan ke Refleksi Moral: Kuliah Tamu Bioetika Lingkungan Bersama Dr. Priyaji Agung Pambudi
  • Serah Terima Jabatan Ketua Program Studi Magister Bioetika UGM Periode 2026–2031
  • Meneguhkan Etika dalam Perkembangan Teknologi Kedokteran
  • Mengupas Dilema Etik Transisi dari Ruang Kuliah ke Ruang Klinik
Universitas Gadjah Mada

SEKOLAH PASCASARJANA LINTAS DISIPLIN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

PRODI MAGISTER BIOETIKA

Gedung Sekolah Pascasarjana Lantai 2
Jl. Teknika Utara, Pogung, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55281
Telp. (0274) 544975, 564239
email: bioetika.pasca@ugm.ac.id

 

Social Media:

Instagram
Instagram


TikTok
TikTok

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY