• UGM
  • SPs UGM
  • Library
  • IT Center
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Program Studi Bioetika
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Pengelola dan Staf
    • Afiliasi
      • CBMH FK-KMK UGM
      • Unesco Chair on Bioethics UGM
    • Fasilitas
      • Sarana Prasarana
    • Akreditasi & Penjaminan Mutu
      • Akreditasi
      • Hasil Audit Mutu Internal (AMI)
    • Tracer Study dan Kepuasan Pengguna
      • Survei Kepuasan Pengguna Lulusan
      • Tracer Study
  • Akademik
    • Keilmuan Bioetika
    • Dosen Pengajar
    • Kurikulum
    • Profil Lulusan
    • Academic Life
    • Publikasi
      • Karya Ilmiah
    • Layanan Mahasiswa
      • Bimbingan Konseling
      • Layanan Kesehatan
      • Unit Layanan Disabilitas
  • Kemahasiswaan
    • Alumni
    • Galeri
    • Tesis
    • Prestasi
  • Berita dan SDGs
    • Kabar Terbaru
    • Kegiatan Rutin
      • Bioethics HELP Course
      • RABOAN Bioetika
  • Info
    • FAQ
    • Pendaftaran
    • Administrasi Akademik
    • Kalender Akademik
    • Informasi Yudisium
    • Download
    • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Archive
  • Berita SDGs
  • Masih Giat Menuntut Ilmu walaupun Sudah Jadi Dokter dan Guru Besar

Masih Giat Menuntut Ilmu walaupun Sudah Jadi Dokter dan Guru Besar

  • Berita SDGs, Kabar Terbaru, Pendidikan
  • 24 Januari 2025, 13.13
  • Oleh: cbmhfkugm
  • 0
Kamis, 23 Januari 2025, Wisuda Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2024/2025

Yogyakarta, 23 Januari 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan prosesi wisuda pascasarjana yang berlangsung di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM. Pada kesempatan istimewa ini, Program Magister Bioetika Pascasarjana UGM berhasil meluluskan dua mahasiswa, yaitu dr. Lucia Pudyastuti Retnaningtyas, Sp.A., M.Bio.Et. dan Prof. Dr. dr. Juminten Saimin, Sp.OG (K), M.Bio.Et., yang telah menyelesaikan pendidikan dengan prestasi membanggakan. Acara wisuda ini dihadiri oleh keluarga wisudawan, para dosen, serta tamu undangan. Suasana haru dan bangga terlihat di wajah para wisudawan dan keluarga mereka yang turut merayakan pencapaian tersebut.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan perjuangan akademik mereka. Kelulusan ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan karier para wisudawan. Ilmu yang telah diperoleh selama masa studi diharapkan dapat diterapkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Program Magister Bioetika UGM, yang dikenal dengan fokusnya pada isu-isu etika di berbagai bidang, terus berkomitmen melahirkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global. Pada wisuda kali ini, dr. Lucia dan Prof. Juminten menjadi bukti nyata akan kualitas pendidikan yang dihadirkan oleh UGM, terutama dalam bidang bioetika yang terus berkembang.

dr. Lucia, salah satu lulusan yang baru saja diwisuda, menyampaikan rasa syukur dan harapannya setelah menyelesaikan pendidikan. “Program ini telah memberikan bekal yang sangat berarti, tidak hanya dalam hal pengetahuan akademik, tetapi juga dalam mendukung pengambilan keputusan yang etis dan lebih humanis terhadap berbagai permasalahan di di berbagai bidang terutama dunia medis dan kesehatan,” ungkapnya. Sementara itu, Prof. Juminten juga mengungkapkan apresiasinya terhadap dosen dan seluruh civitas akademika UGM yang telah memberikan dukungan selama masa studinya. “Saya berharap dapat menerapkan ilmu ini untuk membantu menciptakan kebijakan kesehatan yang berlandaskan etika dan menghormati hak asasi manusia,” katanya.

Kelulusan dari Program Magister Bioetika ini juga sejalan dengan upaya UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas). Dengan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang bioetika, UGM turut berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih adil, inklusif, dan berbasis etika, serta mendorong penguatan kapasitas pendidikan tinggi untuk mencetak SDM yang unggul.

Dengan keberhasilan dr. Lucia dan Prof. Juminten, Program Magister Bioetika UGM kembali membuktikan dedikasinya dalam mencetak lulusan unggul yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu memberikan solusi etis dan humanis untuk tantangan di masyarakat. UGM berharap lulusan-lulusan ini dapat terus membawa nama baik universitas di tingkat nasional maupun internasional.

Reporter          : Alvira Rahmasari, S.H.G.

Editor              : Rafi Khairuna Wibisono, S.Kom.

Tags: Bioetika UGM Graduation SDGs 4 Wisuda

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

  • Penguatan Kompetensi Etik Tenaga Kesehatan dalam HELP Course Batch 7 – 4th Series “Bioethics in Health Care Services (Part 1)”
  • Mahasiswa Magister Bioetika UGM Jadi Pembicara Kongres Nasional KMKI, Bahas Pentingnya Bioetika dalam Panggilan Medis
  • Magister Bioetika bersama CBMH FK-KMK UGM Selenggarakan HELP Batch 7 Series 5 Bahas Dilema Etik Pelayanan Kesehatan
  • Dari Krisis Lingkungan ke Refleksi Moral: Kuliah Tamu Bioetika Lingkungan Bersama Dr. Priyaji Agung Pambudi
  • Serah Terima Jabatan Ketua Program Studi Magister Bioetika UGM Periode 2026–2031
Universitas Gadjah Mada

SEKOLAH PASCASARJANA LINTAS DISIPLIN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

PRODI MAGISTER BIOETIKA

Gedung Sekolah Pascasarjana Lantai 2
Jl. Teknika Utara, Pogung, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55281
Telp. (0274) 544975, 564239
email: bioetika.pasca@ugm.ac.id

 

Social Media:

Instagram
Instagram


TikTok
TikTok

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY