• UGM
  • SPs UGM
  • Library
  • IT Center
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Program Studi Bioetika
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Pengelola dan Staf
    • Afiliasi
      • CBMH FK-KMK UGM
      • Unesco Chair on Bioethics UGM
    • Fasilitas
      • Sarana Prasarana
    • Akreditasi & Penjaminan Mutu
      • Akreditasi
      • Hasil Audit Mutu Internal (AMI)
    • Tracer Study dan Kepuasan Pengguna
      • Survei Kepuasan Pengguna Lulusan
      • Tracer Study
  • Akademik
    • Keilmuan Bioetika
    • Dosen Pengajar
    • Kurikulum
    • Profil Lulusan
    • Academic Life
    • Publikasi
      • Karya Ilmiah
    • Layanan Mahasiswa
      • Bimbingan Konseling
      • Layanan Kesehatan
      • Unit Layanan Disabilitas
  • Kemahasiswaan
    • Alumni
    • Galeri
    • Tesis
    • Prestasi
  • Berita dan SDGs
    • Kabar Terbaru
    • Kegiatan Rutin
      • Bioethics HELP Course
      • RABOAN Bioetika
  • Info
    • FAQ
    • Pendaftaran
    • Administrasi Akademik
    • Kalender Akademik
    • Informasi Yudisium
    • Download
    • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Archive
  • Penerapan Respect for Person dalam Pengobatan Terapi Bekam di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta

Penerapan Respect for Person dalam Pengobatan Terapi Bekam di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta

  • Archive, Tesis
  • 16 Mei 2023, 17.57
  • Oleh: alifianuurma
  • 0

Photo by RDNE Stock

 

Penulis

FAJAR NURCAHYO

 

Pembimbing

Prof. Dra. RA. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D

Dr. CB. Kusmaryanto, SCJ

 

Abstrak

Pendahuluan: Respect for person merupakan konsep dalam bioetika yang ditujukan untuk melindungi keseluruhan subjek yang terlibat dalam penerapannya. Adapun isi dari RP memuat kaidah-kaidah untuk menghargai dan menghormati hak seluruh subjek yang terlibat serta kewajiban melindungi subjek yang dianggap rentan di dalamnya. Tujuan penelitian ini untuk membahas tentang bagaimana pengobatan terapi bekam memberikan perlindungan terhadap keseluruhan subjek (pasien dan terapis) yang terlibat di dalamnya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi. Jumlah partisipan sebanyak 9 orang yang terdiri dari partisipan terapis dan partisipan pasien terapi bekam. Proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam menggunakan purposive sampling. Analisis data diolah menggunakan proses koding yang diinterpretasikan dan disajikan secara deskriptif. Hasil: Respect for person diterapkan dalam terapi bekam. Adapun terapis menerapkan kebebasan bersyarat untuk memilih dan memutuskan pada pasien bekam. Kebebasan berysarat tersebut diwujudkan melalui upaya pemastian pada pasien dan berlaku kontinyu. Kelompok-kelompok rentan dalam terapi bekam diberikan jaminan perlindungan dalam menjalani terapi bekam yang tidak diskriminatif dan tidak membebani pasiennya. Kesimpulan: Penerapan respect for person sangat bergantung pada berbagai faktor yang menyerta pada diri terapis dan memiliki peran langsung terhadap kedalaman pemaknaan atas penerapannya dari upaya menghargai pilihan dan memberikan perlindungan kepada pasien.

  • Penguatan Kompetensi Etik Tenaga Kesehatan dalam HELP Course Batch 7 – 4th Series “Bioethics in Health Care Services (Part 1)”
  • Mahasiswa Magister Bioetika UGM Jadi Pembicara Kongres Nasional KMKI, Bahas Pentingnya Bioetika dalam Panggilan Medis
  • Magister Bioetika bersama CBMH FK-KMK UGM Selenggarakan HELP Batch 7 Series 5 Bahas Dilema Etik Pelayanan Kesehatan
  • Dari Krisis Lingkungan ke Refleksi Moral: Kuliah Tamu Bioetika Lingkungan Bersama Dr. Priyaji Agung Pambudi
  • Serah Terima Jabatan Ketua Program Studi Magister Bioetika UGM Periode 2026–2031
Universitas Gadjah Mada

SEKOLAH PASCASARJANA LINTAS DISIPLIN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

PRODI MAGISTER BIOETIKA

Gedung Sekolah Pascasarjana Lantai 2
Jl. Teknika Utara, Pogung, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55281
Telp. (0274) 544975, 564239
email: bioetika.pasca@ugm.ac.id

 

Social Media:

Instagram
Instagram


TikTok
TikTok

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY